La Vita eta bella

In Everything I do. Persahabatan itu seperti Pelangi, warnanya berbeda-beda namun membentuk keindahan

Showing posts with label inspirasi. Show all posts
Showing posts with label inspirasi. Show all posts

mengolah rasa dihati

Bismillah.... Jika kebahagian itu datang dari hati, lalu hati manakah yang akan mampu untuk bahagia? yup, tentu saja hati yang selalu bersyukur. Apakah kita nunggu bahagia dlu baru bersyukur? atau sebaliknya, yakni bersyukurlah maka kamu akan bahagia. hati yang manakah yang mampu bersyukur, tentu hati yang selalu merasa cukup atau qona'ah akan nikmat Allah. Sulitkah untuk kita bersyukur? relatif.. terkadang apa yang dialami dan dirasakan serta keadaan dimana kita berada akan mempengaruhi pola pikir dan rasa... selalulah hati2 dalam menjaga rasa dihati, karena rasa selalu bisa berubah.. hehe selalu belajar, tentu belajar bersabar, bersyukur, berkata baik... tentu mengolah rasa dihati sulit dibandingkan dengan harus mengolah rasa buat masakan... rasa dihati hanya bisa dirasa oleh pemilik hati... salam Wenda

Read More..

Muslimah Itu

1. muslimahitu | mendahulukan kecantikan dengan akhlak baik dan merawat kecantikan fisik
2. muslimahitu | yang diamnya menjadi pesona bagi mukmin dan suaranya sanggup melantakkan pemikiran kufur
3 .muslimahitu | yang menghargai dirinya, dan hanya mempersembahkan dirinya pada satu-satunya manusia yg layak yakni suaminya
4 .muslimahitu | dicemburui bidadari surga dengan menjaga shalat dan puasanya, baik yg wajib pula yg sunnah
5.  muslimahitu | dimuliakan karena ia memuliakan diri, dan dihinakan karena ia yang memulai menghinakan dirinya
6. muslimahitu | memiliki harga, dan menentukan harganya sendiri, dan mereka akan dibeli oleh yg mampu membayar harganya
7.  muslimahitu | lepas dari anggapan manusia tentang dirinya, anggapan Allah kekasihnya jauh lebih penting baginya
8.  muslimahitu | bukan yg kerap berdiri di cermin, namun ia lebih sibuk mematut diri dalam bayangan para shahabiyah dan istri Nabi saw

Read More..

Kisah Paku dan Kayu

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung
penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri
daripada memaku di pagar.

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun
dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.

Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar. Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.

Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata:
”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar.”

Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.

Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali,
tetapi akan meninggalkan luka.
Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal.
Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.
Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka.
Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat.
Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan,
mereka menunjang dan membuka hatimu.
Tunjukkanlah kepada teman-temanmu
betapa kau menyukai mereka.

sumber:dari internet(jika ada yang merasa punya, maaf ya saya copas)

Read More..

Surat Tilang Polisi

Dear All,
dari milis tetangga, semoga bermanfaat. maaf klo sdh pernah diposting.
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- ---------
Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja untuk kebutuhan lebaran, saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya menumpang taksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempat teringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.

Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak…

P : Mas tau..kesalahannya apa?
Sop : Gak pak


P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil buku tilang…lalu menulis dengan sigap
Sop : Pak jangan ditilang deh… wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana… kalo ada pasti saya pasang

P : Sudah…saya tilang saja…kamu tau gak banyak mobil curian sekarang… (dengan nada keras !! )
Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!

P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya…Saya mau yg warna BIRU aja

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU… Dulu kamu bisa minta form BIRU… tapi sekarang ini kamu Gak bisa… Kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)
Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)

Dalam hati saya …berani betul sopir taksi ini …
P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU… Bapak kan yang gak mau ngasih

P : Kamu jangan macam-macam yah… saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja pak saya foto bapak aja deh… kan bapak yg bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

Wah … wah hebat betul nih sopir …. berani, cerdas dan trendy … (terbukti dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.
P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu)
Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan "shoot pertama" (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi )

P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas seperti itu
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg menilangnya)

lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang. Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi
P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop: Gak sama saya pak…. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)

P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil berkata "nih kamu bayar sekarang ke BRI … lalu kamu ambil lagi SIM kamu disini, saya tunggu"...
S : (Yes!!) Ok pak ..gitu dong kalo gini dari tadi kan enak…

Kemudian si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada saya, "Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya ... mau transfer uang tilang . Saya berkata ya silakan.

Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, … "Hatiku senang banget pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu." "Untung saya paham macam2 surat tilang.."

Tambahnya, "Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI…. Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!"

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai berikut:

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.
Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai
tilang.

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda.

Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN).

Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.
You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA.

Forward email ini beritahukan teman, saudara sama keluarga Anda.
Berantas korupsi dari sekarang,..


Read More..

SIX DWARFING HABITS

MARIO TEGUH
SIX DWARFING HABITS
Enam Kebiasaan Yang Mengkerdilkan


Kebiasaan pengerdil yang pertama, adalah marah tanpa sebab.

Untuk merasa marah adalah hak setiap orang, tetapi merasa marah tanpa sebab; menjadikan dia seseorang yang mengkhawatirkan orang lain. Bagaimana mungkin dia memastikan kepatuhan dari lingkungannya, bila apa yang di sukainya dan apa yang membuatnya marah tidak jelas bagi orang lain ?

Kebiasaan pengerdil yang kedua, adalah berbicara tanpa maksud.

Dia membuat mereka yang mendengarkan bertanya-tanya tentang maksud dari pembicaraannya. Dia bisa saja mulai dengan satu hal, tetapi kemudian meneruskan dengan hal lain, dan menutupnya dengan suatu yang tidak ada hubungannya dengan pembukaan dan isi dari pembicaraannya. Tidak lama setelah itu, wajar bila orang akan berhenti mendengarkannya.

Kebiasaan pengerdil yang ketiga, adalah berubah tanpa kemajuan.

Berubah itu perlu, dan harus, tetapi pastikanlah bahwa perubahan itu menghasilkan kemajuan. Orang yang berubah-ubah dengan cepat, tanpa kemajuan hanya akan membuat orang-orang yang di pimpinnya letih dan kebingungan. Orang lain membutuhkan setidaknya ada sedikit kepastian dan stabilitas dari apa yang menjadi maksudnya. Dia pasti akan segera di tinggalkan orang.

Kebiasaan pengerdil yang keempat, adalah bertanya tanpa tujuan.

Menjawab pertanyaan seseorang yang bertanya tanpa tujuan adalah pekerjaan yang sia-sia. Karena jawaban yang terbaik pun, tidak akan bisa membantu orang yang tidak jelas baginya untuk apa jawaban bagi pertanyaannya. Segera setelah itu orang belajar untuk tidak mendengarkan pertanyaannya, dan yang lebih pasti tidak akan menjawab pertanyaannya.

Kebiasaan pengerdil yang kelima, adalah percaya kepada orang yang tidak dikenalnya.

Memang aneh, tetapi tidak sedikit orang yang menyepelekan nasehat dari kerabat dan orang-orang ahli. Dan ironisnya dia percaya kepada janji-janji besar dari orang-orang yang tidak dikenalnya. Dia akan segera menjadi orang miskin, dan yang telah menjauhkan bantuan dari keluarga dan kerabatnya.

Dan kebiasaan pengerdil yang keenam, adalah memperlakukan teman seperti musuh.

Entah apa yang menjadi ketakutannya dia merasa perlu untuk mempertahankan diri. Bila orang lain memberikan masukan yang bahkan penting baginya, dia bertahan seolah-olah orang lain berniat mencuri darinya. Bila orang lain diam dan sedang sibuk dengan urusan mereka sendiri, dia memulai pertengkaran- pertengkaran karena mereka tidak memperhatikannya.

Read More..

Cara Memberi dengan Efektif?

Bagaimana Cara Meberi dengan Efektif, perhatikan baik-baik kita berikut:
1.Gunakan lah hatimu dalam meberi dan dengar kan naruni mu yang kaan mengajarkan bagiamana engkau meberi
2.Pergunakan akal budi tentang apa yang akan diberi, serta berapa banyak yang harus diberi. Hal ini penting supaya anda tidak kehilangan prioritas.

3. Pertimbangkan untuk memberi "pancingan" bukan "ikan"-nya, yang terbaik Anda juga harus menambahkan methode pemberian yang benar dengan cara "memancing".
4. Jangan pernah menghitung2 atau menyesali apa yang sudah diberikan, apalagi memamerkan nya. Jika tangan kanan memberi usahan jangan sampai tangan kiri mengetahui.
5. Dorong orang yang sudah merasakan pemberian kita agar suatu saat memberi lagi kepada orang lain yang membutuhkan nya.

Read More..

Pages

About Me

My photo
Ingatlah bahwa dunia ini hanya sementara, hidup yang kekal adalah di akhirat nanti. kalau kita tak takut dosa teruslah berbuat angkara murka, teruslah berbuat dholim, tapi ingat bahwa semua itu tidak akan lama karena kita akan dimintai tanggung jawab atas segala apa yang pernah kita perbuat. Hiduplah sesuka hatimu, tapi ingat kita akan mati. Persiapkan bekal untuk akhirat. salah satu amalan jahiriah adalah ilmu yang bermanfaat. semoga blog ini bermanfaat untuk kita semua... aamiin :) Allahu Akbar!!!
Wenda Novayani's Facebook Profile
Pesan Hari Ini...

Search

Link exchange

Followers